Your Ad Here

Search Results

Keyword: ‘cara memahami diri sendiri’

Demi Masa Depan

April 27th, 2010 ayad No comments

Demi Masa Depan, tapi Apa Artinya???

Oleh: Penulis pmd Support

Kita tentu sering mendengar kalimat seperti di bawah ini:

Jangan lakukan! Itu akan merusak masa depanmu.

Ingat masa depan Dong!

Kalian tidak punya masa depan!!!

Saya sering mendengarnya. Sebagai anak dan pelajar saya mendengar itu sebagai bagian dari nasehat orang tua dan guru kepada saya. Dan sebagai orang tua atau senior kita tidak jarang memberikan nasehat serupa kepada anak-anak dan adik-adik kita.

Kalimat di atas adalah beberapa kutipan yang sering kita gunakan untuk menasehati mereka yang melanggar aturan, norma, dan berperilaku tidak wajar. Kita tahu betul kalau perilaku tertentu akan merusak masa depan anak atau para pelajar.

Tapi pernahkan kita berpikir lebih dalam, apakah kalimat tersebut dapat dipahami secara realistikoleh anak-anak kita? Dan bagaimana bentuk pemahaman mereka terhadap kata “masa depan” itu sendiri?

Tentu pemahaman yang realistic dan baik tentang apapun itu (apatah lagi, sesuai konsep), harus memerlukan proses pembelajaran. Apakah dilakukan di sekolah, di rumah, di tengah lingkungan masyarakat, atau dimanapun dan dari manapun sumbernya. Setiap orang memerlukan proses dan waktu untuk belajar, memahami dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Demikian pula halnya dengan “masa depan” sebagai sebuah konsep. Tentu setiap anak, bahkan untuk mereka yang sudah dewasa sekalipun, masih memerlukan proses belajar untuk menghayati dan memahami makna masa depan.

Mereka yang memahami dan mengerti hakikat masa depan, tentu secara sederhana dapat dilihat melalui cara dan perilaku yang teratur, dan sistematis menjalani kehidupan. Dalam belajar mereka akan lebih terencana dan giat, karena sadar itu adalah investasi untuk masa depan. Mereka akan memanfaatkan waktu dengan sangat efektif.


Gaya Belajar Kinestetik

April 16th, 2009 ayad No comments

Gaya Belajar Kinestetik

By; Mr. Pmd

gaya belajar yang melibatkan seluruh indera

gaya belajar yang melibatkan seluruh indera

Apakah anda senang belajar sambil bermain? Atau menghafal suatu “definisi” sambil berjalan atau bahkan meloncat? Kalau tidak, mungkin teman anda?

Kalau Anda menikmati kebiasaan seperti itu, jangan berkecil hati jika ada keluarga anda atau guru Anda menegur atau mencap anda sebagai kurang disiplin dan kurang tertib. Anda adalah orang yang memiliki kecenderungan gaya kinestetik dalam menyerap informasi.

Orang Kinestetik memiliki suatu kecenderungan memproses informasi melalui tangan dan kaki atau indra peraba. Mereka belajar dengan cara bergerak, bekerja, dan menyentuh. Mungkin mereka suka acting? Kurang tau ada hubungannya atau tidak.

Beberapa ciri dari orang Kinestetik adalah sebagai berikut:

§ Berbicara dengan perlahan

§ Menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian mereka

§ Berdiri dekat ketika berbicara dengan orang

§ Selalu berorientasi pada fisik dan banyak bergerak

§ Menghafal dengan cara berjalan dan melihat

§ Menggunakan jari sebagai penunjuk ketika membaca

§ Banyak menggunakan isyarat tubuh

§ Tidak dapat duduk diam untuk waktu lama

Apakah anda memiliki kecenderungan seperti itu?

Nikmatsilah. Tidak ada yang salah dalam belajar, karena yang salah adalah kalau anda tidakmau belajar.

Artikel relevan: membangun percaya diri, membuang rasa malas, meningkatkan kapasitas, memahami diri sendiri, merenungkan masa depan.

Incoming search terms:


Gaya Belajar Audio

April 16th, 2009 ayad No comments

Gaya Belajar Audio

Oleh: p-m-d

Selain modalitas visual, gaya belajar yang juga populer adalah Audio. Gaya belajar audio adalah suatu kecenderungan memproses informasi melalui telinga atau indra pendengaran. Mereka lebih banyak belajar dengan cara melihat.

gaya belajar yang mengandalkan fungsi pendengaran

gaya belajar yang mengandalkan fungsi pendengaran

Orang audio senang membaca keras, atau senang mendengarkan pelajaran tidak peduli mata merem atau melek bahkan sambil baring juga dapat menerima pelajaran. Hal terpenting bagi mereka adalah bahwa mereka dapat mendengarnya secara jelas, dan tentu saja mereka tertarikdengan topik yang sedang didegar.

Beberapa ciri dari orang audio adalah sebagai berikut:

§ Menggerakkan bibir mereka dan mengucapkan tulisan di buku ketika membaca

§ Senang membaca dengan keras

§ Dapat mengulangi kembali dan menirukan nada, birama, dan warna suara

§ Merasa kesulitan untuk menulis, tetapi hebat dalam berbicara

§ Suka berbicara, berdiskusi, dan menjelaskan sesuatu panjang lebar.

Banyak orang merasa terganggu jika belajar bersama orang audio, karena punya kebiasaan ribut. Membaca ribut, kalau menjelaskan selalu panjang lebar, itu juga kalau dia tahu persoalan. Kalau tidak tahu, yaah pasti acara belajar jadi lain.

Jika anda merasa seorang audio, sebaiknya anda banyak mendengar dan nikmati saat-saat belajar dengan teman-teman anda dengan memdahulukan mereka untuk berpendapat atau mengemukakan pikiran. Anda akan lebih pandai dengan banyak mendengar dan memmbandingkan banyak pendapat teman anda. Tentu ketika diberi kesempatan, anda akan mengemukakan semua yang anda ketahui, panjang-lebar. Itu baru bagus.

Artikel relevan: membangun percaya diri, membuang rasa malas, meningkatkan kapasitas, memahami diri sendiri, merenungkan masa depan.


Gaya Belajar Visual

April 16th, 2009 ayad No comments

Gaya Belajar Visual

Oleh: p-m-d

Gaya Belajar Visual

Gaya Belajar Visual

Salah satu gaya belajar yang populer adalah gaya belajar visual. Orang dengan gaya belajar Visual kecenderungan memproses informasi melalui mata atau indra penglihatan. Mereka belajar dengan cara melihat. Mereka memiliki kemampuan memvisualisasi yang kuat. Orang visual dapat melihat apa yang mereka baca. Apakah ini termasuk Anda?

Beberapa ciri dari orang visual adalah sebagai berikut:

§ Berbicara dengan cepat

§ Teliti terhadap detail

§ MEngeja hurf dan kata dengan baik

§ Melihat kata-kata yang sebenarnya dalam pikiran

§ Mengingat dari apa yang dilihat daripada yang didengar

§ Mengingat dengan asosiasi visual

§ Lebih suka membaca daripada dibacakan

Jika Anda memiliki kecenderungan yang kuat dengan gaya visual, saya menyarankan Anda untuk duduk di kursi paling depan. Dengan demikian Anda dapat melihat langsung kepada guru / pengajar tanpa ada yang menghalangi. Anda juga akan efektif membuat catatan ringkasan setiap pelajaran, untuk memantapkan penyerapan Anda.

Artikel relevan: membangun percaya diri, membuang rasa malas, meningkatkan kapasitas, memahami diri sendiri, merenungkan masa depan.

Incoming search terms:


Gaya Belajar

April 16th, 2009 ayad No comments

Kenali Gaya Belajar Anda

Oleh: p-m-d

Setiap orang memiliki rasa ingin tahu akan sesuatu hal. Perasaan dan kebutuhan inilah yang mendorong orang untuk senantiasa belajar. Jadi, pada dasarnya belajar adalah upaya orang untuk mengetahui sesuatu yang belum diketahui, dan setiap orang melakukan itu. Artinya, manusia adalah mahluk yang Belajar.

Lalu, kalau tidak belajar ia bukan manusia??? He he he, jawab aja sendiri.

Saya yakin, anda mendapatkan Blog ini juga karena Anda manusia. Anda belajar computer, dan internet. So You can see these.

Gaya Belajar anak yang tepat sesuai dengan karakter

Gaya Belajar anak yang tepat sesuai dengan karakter

Persoalan dalam belajar terletak pada metode dan teknik atau gaya seseorang dalam belajar. Ada yang senang belajar dikeramaian bahkan dikerumunan atau di tempat darmawisata; sebaliknya ada yang senang belajar kalau sepi, sendiri, bahkan dikeheningan malam. Ada juga yang senang belajar kalau sambil dengarin musik; sebaliknya ada yang senang kalau belajar sambil bermain. Saya bahkan pernah punya teman yang senang tiduran (sambil dengar) kalau orang lagi belajar (diskusi). Ada juga yang tidak senang belajar kelompok.

Saya sendiri belajar lebih efektif sambil menulis. Sehingga ketika di SD, Madrasah Tsanawiyah, dan Aliyah, saya senang menulis (menyalin) secara ringkas (meringkas) buku pelajaran. Buku tersebut saya pinjam dari teman atau dari Guru. Ketika menulis, saya hampir menyerap 100% ilmu pengetahuan yang saya tulis. He he he. Kan ga perlu beli buku paket khann!

Lalu, bagaimana dengan Anda? Apakah Anda sudah tahu cara dan teknik Anda belajar? Dapatkah Anda menceritakan kepada teman Anda? Ceritakanlah!

OK, Pelajar Indonesia.

Dalam buku Quantum Learning (Bobbi De Porter), membagi gaya belajar manusia dalam tiga jenis, yakni: gaya belajar visual, audio, dan kinestetik. Gaya Belajar Visual adalah gaya belajar yang mengandalkan pada indera penglihatan. Gaya Belajar Audio adalah gaya belajar yang mengandalkan pendengaran. Sementara gaya belajar kinestetik adalah gaya belajar yang mengandalkan seluruh panca indera dalam belajar.

Artikel relevan: membangun percaya diri, membuang rasa malas, meningkatkan kapasitas, memahami diri sendiri, merenungkan masa depan.