Your Ad Here

Archive

Archive for the ‘TIPs’ Category

Mengambil keputusan untuk masa depan

April 23rd, 2009 ayad No comments

Mengambil Keputusan untuk Masa Depan

Oleh: p-m-d

Dalam suatu riset survey yang dilakukan oleh penulis (dan kawan-kawan di pmd Management Center), ditemukan fakta bahwa kebanyakan pelajar jenjang sekolah menengah di Indonesia belum memiliki keputusan yang jelas tentang bentuk profesi dan karier yang mau digeluti di masa yang akan datang.

Sebagian pelajar (termasuk juga orang tua) berpikir bahwa masa depan yang akan datang nanti, tidak perlu susah-susah dipikirkan hari ini. Karena, hari ini yang penting adalah belajar. Ada juga yang berpandangan bahwa yang penting adalah menikmati hari ini, jadi tidak perlu belajar yang sulit dan susah apa lagi merencanakan (memikirkan) masa depan.

Adalah benar, bahwa masa depan itu akan datang dengan sendirinya tanpa perlu dipikirkan atau didiskusikan. Hal yang perlu dipikirkan adalah ketika berada di masa depan, kita akan menjadi apa. Apakah Anda mau menjadi “apa saja”, atau menjadi seseorang (some body). Menjadi apa saja berarti bersedia menjalani peran dan predikat yang disandangkan oleh orang lain atau lingkungan di mana anda berada, tanpa punya pilihan atau kemampuan untuk menolak dan memilih.

Penting mengambil keputusan jalan mana yang akan dilalui.

Penting mengambil keputusan jalan mana yang akan dilalui.

Berbeda halnya dengan Anda “menjadi seseorang”. Seseorang dengan identitas, peran dan predikat yang jelas, karena Anda memilihnya, menciptakannya, dan memeliharanya. Menjadi seseorang berarti anda memiliki pilihan dan kemampuan untuk memberitahu lingkungan anda tentang status Anda, dan mereka dengan santun menerimanya. Anda di terima oleh lingkungan Anda sebagai individu yang berarti.

Buatlah keputusan

Untuk menjadi seseorang, salah satu yang penting untuk dilakukan adalah membuat keputusan tentang bentuk masa depan Anda. Pengambilan keputusan tentang profesi, karier, pekerjaan dan peran Anda sejak dini (sejak di bangku sekolah) adalah beberapa hal utama yang mesti dilakukan setiap orang (terutama pelajar Indonesia).

Beranikan diri Anda untuk menulis pilihan Anda. Jangan biarkan ia tinggal dalam kepala Anda. Itu belum real. Anda harus berani menulisnya. Jika Anda memiliki banyak keinginan (cita-cita untuk menjadi seseorang), Anda perlu meluangkan waktu untuk meminta masukkan dari orang lain (mungkin orang tua, atau guru) tentang pilihan-pilihan tersebut. Jika Anda belum punya pilihan (blank mind), anda harus mencarinya.

Secara sederhana, proses pengambilan keputusan melalui tahap-tahapan sebagai berikut: pertama, mengumpulakan informasi yang sebanyak-banyaknya tentang profesi dan pekerjaan yang relevan dan sesuai dengan bakat, minat dan kemampuan Anda; kedua, menganalisis konsekwensi dari berbagai pilihan, baik – buruk, berat ringan, dll; ketiga, menetapkan pilihan; dan keempat menjalani prosesnya.

Incoming search terms:


Gaya Belajar Kinestetik

April 16th, 2009 ayad No comments

Gaya Belajar Kinestetik

By; Mr. Pmd

gaya belajar yang melibatkan seluruh indera

gaya belajar yang melibatkan seluruh indera

Apakah anda senang belajar sambil bermain? Atau menghafal suatu “definisi” sambil berjalan atau bahkan meloncat? Kalau tidak, mungkin teman anda?

Kalau Anda menikmati kebiasaan seperti itu, jangan berkecil hati jika ada keluarga anda atau guru Anda menegur atau mencap anda sebagai kurang disiplin dan kurang tertib. Anda adalah orang yang memiliki kecenderungan gaya kinestetik dalam menyerap informasi.

Orang Kinestetik memiliki suatu kecenderungan memproses informasi melalui tangan dan kaki atau indra peraba. Mereka belajar dengan cara bergerak, bekerja, dan menyentuh. Mungkin mereka suka acting? Kurang tau ada hubungannya atau tidak.

Beberapa ciri dari orang Kinestetik adalah sebagai berikut:

§ Berbicara dengan perlahan

§ Menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian mereka

§ Berdiri dekat ketika berbicara dengan orang

§ Selalu berorientasi pada fisik dan banyak bergerak

§ Menghafal dengan cara berjalan dan melihat

§ Menggunakan jari sebagai penunjuk ketika membaca

§ Banyak menggunakan isyarat tubuh

§ Tidak dapat duduk diam untuk waktu lama

Apakah anda memiliki kecenderungan seperti itu?

Nikmatsilah. Tidak ada yang salah dalam belajar, karena yang salah adalah kalau anda tidakmau belajar.

Artikel relevan: membangun percaya diri, membuang rasa malas, meningkatkan kapasitas, memahami diri sendiri, merenungkan masa depan.

Incoming search terms:


Gaya Belajar Audio

April 16th, 2009 ayad No comments

Gaya Belajar Audio

Oleh: p-m-d

Selain modalitas visual, gaya belajar yang juga populer adalah Audio. Gaya belajar audio adalah suatu kecenderungan memproses informasi melalui telinga atau indra pendengaran. Mereka lebih banyak belajar dengan cara melihat.

gaya belajar yang mengandalkan fungsi pendengaran

gaya belajar yang mengandalkan fungsi pendengaran

Orang audio senang membaca keras, atau senang mendengarkan pelajaran tidak peduli mata merem atau melek bahkan sambil baring juga dapat menerima pelajaran. Hal terpenting bagi mereka adalah bahwa mereka dapat mendengarnya secara jelas, dan tentu saja mereka tertarikdengan topik yang sedang didegar.

Beberapa ciri dari orang audio adalah sebagai berikut:

§ Menggerakkan bibir mereka dan mengucapkan tulisan di buku ketika membaca

§ Senang membaca dengan keras

§ Dapat mengulangi kembali dan menirukan nada, birama, dan warna suara

§ Merasa kesulitan untuk menulis, tetapi hebat dalam berbicara

§ Suka berbicara, berdiskusi, dan menjelaskan sesuatu panjang lebar.

Banyak orang merasa terganggu jika belajar bersama orang audio, karena punya kebiasaan ribut. Membaca ribut, kalau menjelaskan selalu panjang lebar, itu juga kalau dia tahu persoalan. Kalau tidak tahu, yaah pasti acara belajar jadi lain.

Jika anda merasa seorang audio, sebaiknya anda banyak mendengar dan nikmati saat-saat belajar dengan teman-teman anda dengan memdahulukan mereka untuk berpendapat atau mengemukakan pikiran. Anda akan lebih pandai dengan banyak mendengar dan memmbandingkan banyak pendapat teman anda. Tentu ketika diberi kesempatan, anda akan mengemukakan semua yang anda ketahui, panjang-lebar. Itu baru bagus.

Artikel relevan: membangun percaya diri, membuang rasa malas, meningkatkan kapasitas, memahami diri sendiri, merenungkan masa depan.


Gaya Belajar Visual

April 16th, 2009 ayad No comments

Gaya Belajar Visual

Oleh: p-m-d

Gaya Belajar Visual

Gaya Belajar Visual

Salah satu gaya belajar yang populer adalah gaya belajar visual. Orang dengan gaya belajar Visual kecenderungan memproses informasi melalui mata atau indra penglihatan. Mereka belajar dengan cara melihat. Mereka memiliki kemampuan memvisualisasi yang kuat. Orang visual dapat melihat apa yang mereka baca. Apakah ini termasuk Anda?

Beberapa ciri dari orang visual adalah sebagai berikut:

§ Berbicara dengan cepat

§ Teliti terhadap detail

§ MEngeja hurf dan kata dengan baik

§ Melihat kata-kata yang sebenarnya dalam pikiran

§ Mengingat dari apa yang dilihat daripada yang didengar

§ Mengingat dengan asosiasi visual

§ Lebih suka membaca daripada dibacakan

Jika Anda memiliki kecenderungan yang kuat dengan gaya visual, saya menyarankan Anda untuk duduk di kursi paling depan. Dengan demikian Anda dapat melihat langsung kepada guru / pengajar tanpa ada yang menghalangi. Anda juga akan efektif membuat catatan ringkasan setiap pelajaran, untuk memantapkan penyerapan Anda.

Artikel relevan: membangun percaya diri, membuang rasa malas, meningkatkan kapasitas, memahami diri sendiri, merenungkan masa depan.

Incoming search terms:


Gaya Belajar

April 16th, 2009 ayad No comments

Kenali Gaya Belajar Anda

Oleh: p-m-d

Setiap orang memiliki rasa ingin tahu akan sesuatu hal. Perasaan dan kebutuhan inilah yang mendorong orang untuk senantiasa belajar. Jadi, pada dasarnya belajar adalah upaya orang untuk mengetahui sesuatu yang belum diketahui, dan setiap orang melakukan itu. Artinya, manusia adalah mahluk yang Belajar.

Lalu, kalau tidak belajar ia bukan manusia??? He he he, jawab aja sendiri.

Saya yakin, anda mendapatkan Blog ini juga karena Anda manusia. Anda belajar computer, dan internet. So You can see these.

Gaya Belajar anak yang tepat sesuai dengan karakter

Gaya Belajar anak yang tepat sesuai dengan karakter

Persoalan dalam belajar terletak pada metode dan teknik atau gaya seseorang dalam belajar. Ada yang senang belajar dikeramaian bahkan dikerumunan atau di tempat darmawisata; sebaliknya ada yang senang belajar kalau sepi, sendiri, bahkan dikeheningan malam. Ada juga yang senang belajar kalau sambil dengarin musik; sebaliknya ada yang senang kalau belajar sambil bermain. Saya bahkan pernah punya teman yang senang tiduran (sambil dengar) kalau orang lagi belajar (diskusi). Ada juga yang tidak senang belajar kelompok.

Saya sendiri belajar lebih efektif sambil menulis. Sehingga ketika di SD, Madrasah Tsanawiyah, dan Aliyah, saya senang menulis (menyalin) secara ringkas (meringkas) buku pelajaran. Buku tersebut saya pinjam dari teman atau dari Guru. Ketika menulis, saya hampir menyerap 100% ilmu pengetahuan yang saya tulis. He he he. Kan ga perlu beli buku paket khann!

Lalu, bagaimana dengan Anda? Apakah Anda sudah tahu cara dan teknik Anda belajar? Dapatkah Anda menceritakan kepada teman Anda? Ceritakanlah!

OK, Pelajar Indonesia.

Dalam buku Quantum Learning (Bobbi De Porter), membagi gaya belajar manusia dalam tiga jenis, yakni: gaya belajar visual, audio, dan kinestetik. Gaya Belajar Visual adalah gaya belajar yang mengandalkan pada indera penglihatan. Gaya Belajar Audio adalah gaya belajar yang mengandalkan pendengaran. Sementara gaya belajar kinestetik adalah gaya belajar yang mengandalkan seluruh panca indera dalam belajar.

Artikel relevan: membangun percaya diri, membuang rasa malas, meningkatkan kapasitas, memahami diri sendiri, merenungkan masa depan.