Penjual Telur Ayam

penjual telur, motivasi,jual telur beli mobil.

Your Ad Here
Home > ARTIKEL, Refleksi > Penjual Telur Ayam

Penjual Telur Ayam

Kisah Penjual Telur Ayam

Oleh: p-m-d

Alkisah, ada seorang anak yang diminta ibunya menjual telur ayam ke kota. Awalnya, Si Anak keberatan dan malas untuk melaksanakan pekerjaan tersebut. Ibunya memberikan motivasi yang luar biasa agar ia mau menjual telur. Ibunya mengatakan jika telur yang kamu jual laku (menjadi duit), kita bisa membeli ayam, lalu dijual lagi, seterusnya kalau laku bisa dipakai untuk membeli kambing, seterusnya dijual lagi dan uangnya untuk membeli sapi. Sapi dijual lagi dan uangnya bisa untuk membeli mobil.

Mendengar uraian tersebut, Si Anak bersedia dan jadi bersemangat untuk menjual telur ke kota. Sebelum berangkat ia mempersiapkan segalanya dengan rapi. Ibunya menyimpan telur yang akan dijual di dalam keranjang.

Sebelum berangkat, Si Anak duduk di depan rumahnya sambil memikirkan kembali ucapan motivasi dari ibunya. Ia berusaha untuk membuang kantuk dan malas. Hari sudah hampir siang, tetapi ia masih duduk di depan rumahnya. Di kepalanya terlintas banyak pertanyaan.

Bagaimana kalau bertemu dengan teman-temanku? Mau ditaruh dimana muka saya, juga telur ayam saya?

Lhoo! Kok, masih di depan. Mengapa belum juga berangkat, hari sudah siang lho, kata ibunya mengomel.

Si Anak kaget, dan buru-buru menjawab, iya-iya-iya. Ini juga mau berangkat ko Bu.

Ia mengambil keranjang telur ayam yang sudah disiapkan oleh ibunya, menyimpannya di bawah kursi, tepat di antara kedua kakinya.

Telur pecah karena dianggap Rem Mobil

Telur pecah karena dianggap Rem Mobil

Ia kembali membayangkan motivasi dari ibunya. Sebentar lagi saya akan punya mobil. Dan tidak menjual telur lagi. Heeemm, ia tersenyum.

Saya akan berjalan-jalan keliling kota. Mengajak kawan-kawan saya melihat-lihat pemandangan yang indah di kota. Tiba-tiba mobil yang ia kendarai melintas di perempatan, dan ada lampu merah. Wahhh, parah, saya harus segera menginjak REM.

Steeeet.., Breeeaccck! Kakinya menginjak REM mobil yang ternyata adalah telur ayam yang akan dijual.

PESANNYA ADALAH, VISI TANPA AKSI = PASTI GAGAL

Incoming search terms:


  1. May 6th, 2009 at 09:37 | #1

    Hi, cool post. I have been wondering about this topic,so thanks for posting. I’ll likely be coming back to your site. Keep up great writing

  1. No trackbacks yet.